
Aku bukanlah seperti melati yang harum mewangi
Namun aku seperti mawar yang berduri
Namun mampu memikat hati
Meski banyak yang menghindar karena kekurangan ku
Tetapi aku harus tetap mampu menguatkan diri
Dari tangan-tangan penyayat hati
Yang ingin merusak keindahan kelopak-kelopak
Mawar yang tertanam indah
Meskipun aku bagaikan sang mawar berduri
Tetapi diburu oleh sang pemuja hati
Walau duriku tajam
Namun aku masih mampu memberikan ke indahan
Dan kebahagian untuk sang pemuja hati
Memberi warna dalam keromantisan cinta
Ya itu lah aku...
Sang mawar berduri
Yang menjadi tanda jalinan kasih
Saat tanganmu menjulur dengan membawa tangkai
Dari sebuh mawar yang kau berikan kepada kekasih hatimu
Indah bukan...?
Meski bungaku tak seharum melati
Namun aku mampu membangkitan cinta
Darai hati bukan dari mata
Melati memang indah dan harum bunganya
Namun keharuman itu menimbulkan luka dan kesedihan
Kesedihan bagi orang yang di tinggalkan cintanya
Bukan hasil yang di dapat namaun tangis yang melanda
Indah harum tak berduri belum tentu membawa kebahagiaan
Tetapi.indah, tak terlalu harum dan berduri
Bisa juga membawa kebahagiaan
Karna duri yang dimiliki laksana tantangan
Untuk menyentuh bahkan memilikinya
Alangkah bahagianya bila memiliki
Dengan hasil perjuangan sendiri
Alangkah terhormatnya bila memiliki
Pelindung untuk diri sendiri
Agar tak mudah di petik lalu di buang
Penulis: Puji R. Kunying

Post a Comment
Post a Comment